Bisnis

Jenis Batu Split dan Rekomendasi Supplier Batu Split

Batu split juga dikenal dengan nama batu belah merupakan material yang biasanya digunakan untuk pembangunan konstruksi sebuah pondasi. Meskipun tertanam di dalam tanah, batu belah memiliki sifat yang tetap atau tidak mudah berubah. Di era ini, batu split didapatkan dari mesin yang mampu menciptakan ukuran batu bervariasi. Berikut ini adalah jenis-jenisnya beserta rekomendasi supplier batu split yang bisa Anda pilih:

Jenis-Jenis Batu Split

Jenis-jenis batu split cukup beragam yaitu sebagai berikut:

  1. Batu split abu

Batu split abu merupakan batu split terkecil karena ukurannya hanya 0-5 mm saja. Karena terlalu kecil, maka dinamakan dengan batu split abu. Selain dikenal dengan nama batu split abu, batu ini juga dikenal dengan sebutan kerikil. Ciri khasnya lebih halus dari batu pada umumnya, namun lebih kasar dari pasir.

  1. Batu split 1-2 cm

Batu split ukuran 1-2 cm adalah batu split yang cukup banyak digunakan dalam pembangunan. Kegunaannya yaitu bahan tambahan material pengecoran. Ketika membangun rumah, jembatan, pelabuhan, dermaga, dan lain sebagainya, kontraktor biasanya menggunakan batu split 1-2 cm.

  1. Batu split 2-3 cm

Batu ini sedikit lebih besar dari batu 1-2 cm. Tidak heran jika terkadang dimasukkan dalam satu jenis batu. Kontraktor menggunakan batu split 2-3 cm untuk pengecoran lantai atau pembetonan horizontal.

  1. Batu split 3-5 cm

Ukuran yang lebih tinggi lagi adalah batu split dengan ukuran 3-5 cm. Karena sedikit besar, batu split 3-5 cm sering digunakan untuk bahan campuran alas pengaspalan jalan, bantalan rel kereta, dan lain sebagainya.

  1. Batu split gajah

Batu split gajah adalah batu split yang ukurannya sangat besar. Fungsi utamanya untuk memperkuat struktur pondasi. Biasanya batu ini berukuran mencapai 1-2 meter. Kegunaannya pada reklamasi teluk, penahan gelombang ombak, jembatan rekreasional, dan lain-lain.

  1. Batu split screen

Ukuran batu ini antara 0,5-1 cm. Kegunaannya untuk membentuk struktur sehingga sering dijadikan sebagai alas aspal hingga lapis ketiga. Karena ukurannya kecil, maka batu split screen dibuat dengan mesin pemecah batu.

  1. Batu split agregat A

Dinamakan agregat A karena memiliki komposisi berupa pasir dan batu split ukuran lainnya seperti 1-2 cm, 2-3 cm, dan 3-5 cm. Kegunaannya untuk pengecoran pada tembok atau juga digunakan sebagai campuran beton.

  1. Batu split agregat B

Komposisi kandungan dari agregat B sebenarnya hampir sama dengan agregat A. Namun batu ini memiliki kandungan tanah atau lumpur. Seringkali digunakan untuk pengerasan aspal jalanan.

  1. Batu split agregat C

Batu split agregat C jarang ditemukan karena memang masih jarang digunakan. Selain dinamakan agregat C, batu ini juga dikenal dengan nama batu alas. Gunanya untuk bahan pengurukan tanah. Komposisinya berupa tanah, pasir abu, dan batu lain.

Rekomendasi Supplier Terbaik

PT. Gerbang Watugunung Niaga adalah perusahaan atau supplier yang menawarkan produk galian C, termasuk batu split. Batu yang ditawarkan adalah batu berkualitas karena melalui pengujian kualitas. Daerah penambangan juga merupakan daerah yang dikenal memiliki kualitas yang baik.

Perusahaan sudah bekerja sama dengan banyak kontraktor. Jadi pengalamannya tidak perlu Anda ragukan lagi. Anda bisa memesan produk dalam volume besar. Perusahaan siap menyediakannya tepat waktu dengan kualitas produk yang baik.

Itulah pembahasan mengenai jenis-jenis batu split serta rekomendasi supplier batu split terbaik yaitu PT. Gerbang Watugunung Niaga. Selain batu split, perusahaan ini juga menawarkan material galian C lain termasuk pasir. Informasi mengenai produk-produknya bisa Anda lihat di website www.gerbangwatugunungniaga.com

Show More

Related Articles