Ibu & Anak

Faktor Penyebab Anak Hiperaktif

 

Sifat atau karakter anak – anak memang berbeda – beda satu dengan lainnya. Karakter tersebut ada yang sudah terlihat sejak lahir, dan ada juga yang terbentuk karena lingkungan di sekitarnya yang sangat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola hidup sang anak. Salah satu sifat anak yang bisa terjadi pada siapa pun adalah anak hiperaktif. Anak hiperaktif cenderung memiliki kebiasaan yang berbeda dengan kebiasaan anak pada umumnya.

Anak hiperaktif memiliki perilaku yang ditandai dengan sikap tidak mau diam, tidak bisa berkonsentrasi dan bertindak sekehendak hatinya atau impulsif. Terkadang para orang tua kewalahan dengan pola perilaku anak hiperaktif tersebut. Terkadang juga para orang tua tidak mengetahui langkah – langkah seperti apa yang harus dilakukan untuk mengimbangi pola perilaku anak hiperaktif tanpa harus membatasi daya apresiasinya terhadap apa pun yang dia temui.

Anak Hiperaktif

Agar anda bisa mengambil tindakan sebagai solusi tepat menghadapi anak hiperaktif, tidak ada salahnya anda mengenali terlebih dahulu hal – hal atau faktor – faktor apa saja yang menyebabkan anak menjadi hiperaktif.

Perlakuan kepada anak hiperaktif berbeda dengan perlakuan yang diberikan kepada anak normal. Sebelum kita tahu perlakuan seperti apa untuk anak hiperaktif, kita juga harus tahu hal atau faktor yang bisa menyebabkan seorang anak menjadi hiperaktif. Faktor – faktor tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Faktor Neurologik. Insiden hiperaktif karena faktor ini didapatkan pada bayi yang lahir dengan masalah-masalah prenatal seperti lamanya proses persalinan, distres fetal, persalinan dengan cara ekstraksi forcep, toksimia gravidarum atau eklamsia. Selain itu, bayi yang lahir dengan berat badan rendah, ibu yang terlalu muda, ibu yang merokok dan minum alcohol merupakan penyebab anak hiperaktif karena faktor neurologik
  2. Faktor Toksik. Faktor ini lebih menekankan bahwa anak hiperaktif bisa disebabkan oleh jenis zat berbahaya seperti salisilat dan zat pengawet yang dikandung makanan yang dikonsumsi oleh sang ibu ketika hamil.
  3. Faktor Psikososial dan Lingkungan. Kondisi lingkungan serta pola didik anak yang salah bisa menjadi penyebab anak hiperaktif.

Demikian beberapa hal atau faktor yang bisa menyebabkan anak hiperaktif. Lakukan tahapan – tahapan perencanaan atau program memiliki anak yang baik dari mulai masa kehamilan hingga melahirkan serta mendidik anak kita dengan baik, agar kita tidak memiliki anak hiperaktif.

Pemberian asupan gizi bagi ibu dan anak sangat penting. Selain ASI, anak juga bisa diberikan susu formula yang memiliki kualitas yang sudah terbukti bisa membantu tumbuh kembang anak dengan normal. Dancow merupakan pilihan tepat bagi anda yang akan meembantu proses tumbuh kembang anak dengan baik dan normal.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *